Listen to Nala song with lyrics from Tulus

Nala

Tulus3 Mar 2022

Nala Lyrics

Nala - Tulus (图鲁斯)

Lyrics by:Muhammad Tulus

Composed by:Muhammad Tulus/Theresia Margaretha Gultom/Topan Abimanyu

Tentang Nala dan hati yang sedang berbunga

 

Malam nanti ada janji yang ditunggunya

 

Huuuuuu huuuuuu

 

Dipilihnya baju terpantas dan bergaya

 

Tak sabarnya ingin segera malam tiba

 

Tujuh tepat pesan singkat diterimanya

 

Kabar dari yang ditunggu jadi tak bisa

 

Tak bisa bertemu

 

Lama Nala merasa sulit disuka

 

Bagi Nala malam ini istimewa

 

Sedih dia kembali masuk kamarnya

 

Tentang Nala dan kemurungan hatinya hmmm

 

Nala figur sederhana

 

Tak ramai kelilingnya

 

Sembilan dua lahirnya

 

Hari besar baginya bila

 

Melihat benih cinta

 

Bagi Nala itu langka

 

Lama Nala merasa sulit disuka

 

Bagi Nala malam ini istimewa

 

Sedih dia kembali masuk kamarnya

 

Tentang Nala dan kemurungan hatinya uuuhh

 

Lalu Nala mengirim singkat sebuah pesan

 

Kepadanya Nala bertanya

 

Kapan ada waktu lain lagi

Comments for Nala (134)

Nina Idhiyana
Nina Idhiyana

Lagi hepi gak sengaja dengar lagu ini kok jadi tenggelam dalam empati, berasa pilu dan murung juga hati ini. eh simpati berarti ya itu, bukan empati lagi. semoga lekas mendapatkan jodoh terbaiknya untuk nala dimanapun berada ya.. jangan sampai putus asa jadi selingkuhan pokoknya. semangat nalaaaa

rey
rey

alanπŸ’šπŸ’šnala

Nala adalah representasi manusia diusia kepala tiga. 1992-2022= 30 tahun. Usia rawan ketika memikirkan masalah percintaan. Antara sudah lelah dan pasrah apalagi bagi mereka yang "sulit" dalam hal percintaan. Lirik terakhir perih, kapan ada waktu lain lagi? Usia rawan dimana didesak sana sini untuk segera berumah tangga. Usia dimana teman sejawat sudah beranak 4 dan mulai stabil secara ekonomi. Sementara "Nala" hanya manusia yang pada dasarnya berjalan dizona waktunya sendiri, tetapi sedikit-sedikit tentu merindu ingin berlabuh dan beristirahat sejenak dipundak seseorang yang kan saling menguatkan menghadapi kehidupan kedepannya. Nala adalah realitas yang dihadapi mereka yang berada difase kepala tiga dan segala dilemanya.

rey
rey

ada Alan dan nala keren story

Nala adalah representasi manusia diusia kepala tiga. 1992-2022= 30 tahun. Usia rawan ketika memikirkan masalah percintaan. Antara sudah lelah dan pasrah apalagi bagi mereka yang "sulit" dalam hal percintaan. Lirik terakhir perih, kapan ada waktu lain lagi? Usia rawan dimana didesak sana sini untuk segera berumah tangga. Usia dimana teman sejawat sudah beranak 4 dan mulai stabil secara ekonomi. Sementara "Nala" hanya manusia yang pada dasarnya berjalan dizona waktunya sendiri, tetapi sedikit-sedikit tentu merindu ingin berlabuh dan beristirahat sejenak dipundak seseorang yang kan saling menguatkan menghadapi kehidupan kedepannya. Nala adalah realitas yang dihadapi mereka yang berada difase kepala tiga dan segala dilemanya.

rey
rey

nala berhasil gud story nicekisah

nala potret wanita rumahan yang jarang terlibat dalam kisah asmara. sekalinya masuk dan gagal akan terasa sangat sedih dan kecewa

rey
rey

πŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’š

rey
rey

alhamdulillah. πŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’š

rey
rey

assalamualayikum warohmatuwlohi wabarokatuh nalaku.

rey
rey

alhamdulillah

rey
rey

alhamdulillah alhamdulillah alhamdulillah alhamdulillah alhamdulillah alhamdulillah alhamdulillah alhamdulillah alhamdulillah alhamdulillah alhamdulillah

Alfiana Syifa
Alfiana Syifa

πŸ₯ΊπŸ’—πŸ’—