Judika

Judika

1m pengikut

Mengenal Sosok Sang Idola “Judika” Judika mengukir namanya di industri hiburan setelah menjadi runner-up di Asia Bagus tahun 1998, bersaing dengan beberapa artis yang sedang naik daun dalam program pencarian bintang. Dua tahun kemudian, dia memenangkan festival lagu “Cerbul de Aur” Rumania dengan grup Acapella Antero Boys. Namun barangkali Indonesian Idol di tahun 2005 lah yang melambungkan Judika Nalon Abadi Sihotang menjadi sorotan. Meski hanya menempati posisi runner-up, kompetisi nyanyi realiti TV menjadi tumpuan kariernya. Judika berakhir dengan kontrak rekaman dengan Sony Music Entertainment pada tahun 2007, yang diikuti dengan single pertamanya “Bukan Rayuan Gombal”, yang menjadi hit tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di Malaysia, Singapura, dan Brunei. Judika terus meniti karirnya dan kehebatannya kembali dikenali ketika lagunya “Bukan Dia Tapi Aku” berhasil meraih penghargaan lagu paling populer di Anugrah Planet Muzik (APM) pada tahun 2012. Penyanyi yang lahir di kota kecil bernama Sidikalang, Sumatera Utara ini terus menaklukkan dunia pop dengan mengantongi dua penghargaan lagi di APM 2013, untuk soundtrack film orisinal terbaik dengan lagu “Cinta Satukan Kita” dan Pria Terbaik. Vokal dengan “Aku Yang Tersakiti”. Dia telah menjadi salah satu favorit dalam upacara penghargaan bergengsi yang didedikasikan untuk industri musik nusantara. Fandom Judika, yang menyebut diri mereka, “Judikaholics”, sangat menyukai karakter suara serak sang vokalis dan keserbagunaan musiknya. Terlepas dari karir solonya, mungkin sedikit yang tahu bahwa Judika adalah vokalis utama Mahadewa, band yang digawangi oleh Ahmad Dhani hingga tahun 2014. Judika juga pernah membintangi 5 film diantaranya, “Si Jago Merah” (2008), “The Tarix Jabrik” (2009), “The Crazy Love” (2013), “Air dan Api” (2015) dan cameo dalam “Toba Dreams” (2015). Judika mengungkapkan bahwa dirinya sedang mengerjakan album yang menampilkan lagu-lagu daerah Indonesia. Ia mengatakan akan ada 10 lagu daerah dari berbagai etnis di Indonesia yang akan dimasukkan ke dalam album tersebut. Ia sendiri yang berasal dari etnis Batak merekam lagu daerah versinya sendiri, Maluku, Jawa, Minangkabau dan beberapa lainnya dalam album tersebut. Judika mengatakan album ini sudah mencapai 80% dan dapat dirilis awal tahun depan. Sampai saat ini, Judika memiliki 6 album solo dan 2 kompilasi. Selain album lagu daerah, penyanyi ini juga sedang mengerjakan single baru. Pasalnya, single terbarunya “Cinta Karena Cinta” yang sempat drop beberapa bulan lalu sempat menduduki puncak tangga lagu di Indonesia. Ini adalah salah satu lagu Judika yang cepat menjadi hit. Saat ini kita sering melihat Judika di layar kaca sebagai juri atau pembimbing dalam acara kompetisi menyanyi Indonesian Idol. Baginya bakat dan skill terbukti, di mana identitas diri sangat dibutuhkan untuk menonojol dan diperhatikan dalam industri yang semakin terkonsentrasi ini. Membanggakan teknik vokal yang nyaris sempurna saja tidak cukup bagi seorang penyanyi, karena penonton menginginkan pemain yang memiliki nilai tambah, yang dapat melibatkan dan mengibur mereka. Sebagai produk Indonesian Idol, Judika pasti tahu apa yang dibicarakannya saat lulus menjadi juri di acara yang sama yang membuatnya menjadi bintang.

查阅更多
About Judika
Mengenal Sosok Sang Idola “Judika”
Judika mengukir namanya di industri hiburan setelah menjadi runner-up di Asia Bagus tahun 1998, bersaing dengan beberapa artis yang sedang naik daun dalam program pencarian bintang. Dua tahun kemudian, dia memenangkan festival lagu “Cerbul de Aur” Rumania dengan grup Acapella Antero Boys. Namun barangkali Indonesian Idol di tahun 2005 lah yang melambungkan Judika Nalon Abadi Sihotang menjadi sorotan. Meski hanya menempati posisi runner-up, kompetisi nyanyi realiti TV menjadi tumpuan kariernya.

Judika berakhir dengan kontrak rekaman dengan Sony Music Entertainment pada tahun 2007, yang diikuti dengan single pertamanya “Bukan Rayuan Gombal”, yang menjadi hit tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di Malaysia, Singapura, dan Brunei. Judika terus meniti karirnya dan kehebatannya kembali dikenali ketika lagunya “Bukan Dia Tapi Aku” berhasil meraih penghargaan lagu paling populer di Anugrah Planet Muzik (APM) pada tahun 2012.

Penyanyi yang lahir di kota kecil bernama Sidikalang, Sumatera Utara ini terus menaklukkan dunia pop dengan mengantongi dua penghargaan lagi di APM 2013, untuk soundtrack film orisinal terbaik dengan lagu “Cinta Satukan Kita” dan  Pria Terbaik. Vokal dengan “Aku Yang Tersakiti”. Dia telah menjadi salah satu favorit dalam upacara penghargaan bergengsi yang didedikasikan untuk industri musik nusantara.

Fandom Judika, yang menyebut diri mereka, “Judikaholics”, sangat menyukai karakter suara serak sang vokalis dan keserbagunaan musiknya. Terlepas dari karir solonya, mungkin sedikit yang tahu bahwa Judika adalah vokalis utama Mahadewa, band yang digawangi oleh Ahmad Dhani hingga tahun 2014. Judika juga pernah membintangi 5 film diantaranya, “Si Jago Merah” (2008), “The Tarix Jabrik” (2009), “The Crazy Love” (2013), “Air dan Api” (2015) dan cameo dalam “Toba Dreams” (2015).

Judika mengungkapkan bahwa dirinya sedang mengerjakan album yang menampilkan lagu-lagu daerah Indonesia. Ia mengatakan akan ada 10 lagu daerah dari berbagai etnis di Indonesia yang akan dimasukkan ke dalam album tersebut. Ia sendiri yang berasal dari etnis Batak merekam lagu daerah versinya sendiri, Maluku, Jawa, Minangkabau dan beberapa lainnya dalam album tersebut. Judika mengatakan album ini sudah mencapai 80% dan dapat dirilis awal tahun depan. Sampai saat ini, Judika memiliki 6 album solo dan 2 kompilasi. Selain album lagu daerah, penyanyi ini juga sedang mengerjakan single baru. Pasalnya, single terbarunya “Cinta Karena Cinta” yang sempat drop beberapa bulan lalu sempat menduduki puncak tangga lagu di Indonesia. Ini adalah salah satu lagu Judika yang cepat menjadi hit.

Saat ini kita sering melihat Judika di layar kaca sebagai juri atau pembimbing dalam acara kompetisi menyanyi Indonesian Idol. Baginya bakat dan skill terbukti, di mana identitas diri sangat dibutuhkan untuk menonojol dan diperhatikan dalam industri yang semakin terkonsentrasi ini. Membanggakan teknik vokal yang nyaris sempurna saja tidak cukup bagi seorang penyanyi, karena penonton menginginkan pemain yang memiliki nilai tambah, yang dapat melibatkan dan mengibur mereka. Sebagai produk Indonesian Idol, Judika pasti tahu apa yang dibicarakannya saat lulus menjadi juri di acara yang sama yang membuatnya menjadi bintang.

Kamu mungkin suka