Mahen

Mahen

251k pengikut

Petrus Mahendra pertama kali muncul di blantika musik Indonesia pada 29 November 2019 dengan merilis lagu “Pura-Pura Lupa” yang ditulis oleh Pika Iskandar. Awal kemunculan Mahen berasal dari hobinya yang menyanyikan lagu-lagu hits saat ini dalam bentuk video cover. Semua lagu-lagu yang ia nyanyikan tersebut di unggah melalui Instagram dan YouTube secara berkala. Saat ini, telah banyak video musik yang diunggah Mahen diputar dan tidak lupa juga like yang banyak dari pendengar. Saat ini, Mahen telah memiliki lebih dari 1,3 juta follower di Instagram dimana akun tersebut mulai di isi lagu-lagu cover mulai dari 3 tahun yang lalu. Keisengannya dalam mengunggah lagu cover tersebut dilakukannya sebgai selingan ketika masih aktif dalam organisasi musik di kampus. Tapi semenjak ia aktif membuat konten di sosial media, nama Mahen semakin dikenal hingga mendapat job disana-sini untuk megisi job manggung. Dibantu oleh label Indosemar Records, Mahen semakin memantapkan karir bermusiknya di tanah air dan bermusik secara profesional. Dari dirinya sendiri, ia mengaku sangat menyukai lagu yang dipercayakan padanya dan aransemen yang dibantu oleh Tito P Soenardi. Untuk pengarah vokal, ada Ayoe Purnamasari yang bertanggung jawab agar hasil rekaman menjadi bagus. Lagu “Pura-Pura Lupa” ini bercerita tentang sepasang kekasih yang telah lama menjalin hubungan cinta namun harus berpisah pada akhirnya. Ketika dipertemukan kembali, mantan tersebut ternyata telah move-on dari dirinya. Dengan dipadukan musik yang lirih dan vokal yang lembut dari Mahen, lagu ini membawa pendengar ke level dimana perasaan menjadi sedih dan galau. Untuk proses rekaman dari lagu “Pura-Pura Lupa” sendiri memakan waktu 4 hingga 5 jam. Lagu ini mendapatkan respon yang masif dari pendengar di berbagai platform streaming. Di YouTube, lagu ini telah diputar sebanyak 5 juta kali dan terus bertambah sejak di upload. Kemudian ada lagu “Sedih Tak Berujung” yang dinyanyikan dengan Mahalini Raharja. Mahalini merupakan jebolan Indonesian Idol 2020 yang berasal dari Bali yang terkenal dengan lagunya “Aku Yang Salah” bersama Muhammad Raja Giannucca Putra. Lagu sedih yang menceritakan tentang kepergian cinta seseorang ini benar-benar pilihan yang tepat untuk dijadikan duet. Vokal Mahen yang melankolis ditambah gaya bernyanyi Mahalini yang sendu berhasil membuat pendengar menjadi sedih mendengarnya. Lagu-lagu Mahend bercerita tentang hubungan asmara yang relatable dengan pendengar. Di lagu “Datang Untuk Pergi” yang dirilis tahun 2020 tersebut menceritakan tentang toxic relationship. Lagu yang ditulis Pika Iskandar ini menceritakan sepasang kekasih yang saling mencinta pada awalnya namun saling menyakiti setelah beberapa lama. Oleh karena lagu ini, Mahen juga bisa bertemu dengan sang penulis lagu dan bersyukur bisa menjadi orang yang dipercaya untuk menyanyikannya.

查阅更多

Lagu

Album | Single

About Mahen
Petrus Mahendra pertama kali muncul di blantika musik Indonesia pada 29 November 2019 dengan merilis lagu “Pura-Pura Lupa” yang ditulis oleh Pika Iskandar. Awal kemunculan Mahen berasal dari hobinya yang menyanyikan lagu-lagu hits saat ini dalam bentuk video cover. Semua lagu-lagu yang ia nyanyikan tersebut di unggah melalui Instagram dan YouTube secara berkala. Saat ini, telah banyak video musik yang diunggah Mahen diputar dan tidak lupa juga like yang banyak dari pendengar.
Saat ini, Mahen telah memiliki lebih dari 1,3 juta follower di Instagram dimana akun tersebut mulai di isi lagu-lagu cover mulai dari 3 tahun yang lalu. Keisengannya dalam mengunggah lagu cover tersebut dilakukannya sebgai selingan ketika masih aktif dalam organisasi musik di kampus. Tapi semenjak ia aktif membuat konten di sosial media, nama Mahen semakin dikenal hingga mendapat job disana-sini untuk megisi job manggung.
Dibantu oleh label Indosemar Records, Mahen semakin memantapkan karir bermusiknya di tanah air dan bermusik secara profesional. Dari dirinya sendiri, ia mengaku sangat menyukai lagu yang dipercayakan padanya dan aransemen yang dibantu oleh Tito P Soenardi. Untuk pengarah vokal, ada Ayoe Purnamasari yang bertanggung jawab agar hasil rekaman menjadi bagus.
Lagu “Pura-Pura Lupa” ini bercerita tentang sepasang kekasih yang telah lama menjalin hubungan cinta namun harus berpisah pada akhirnya. Ketika dipertemukan kembali, mantan tersebut ternyata telah move-on dari dirinya. Dengan dipadukan musik yang lirih dan vokal yang lembut dari Mahen, lagu ini membawa pendengar ke level dimana perasaan menjadi sedih dan galau.
Untuk proses rekaman dari lagu “Pura-Pura Lupa” sendiri memakan waktu 4 hingga 5 jam. Lagu ini mendapatkan respon yang masif dari pendengar di berbagai platform streaming. Di YouTube, lagu ini telah diputar sebanyak 5 juta kali dan terus bertambah sejak di upload.
Kemudian ada lagu “Sedih Tak Berujung” yang dinyanyikan dengan Mahalini Raharja. Mahalini merupakan jebolan Indonesian Idol 2020 yang berasal dari Bali yang terkenal dengan lagunya “Aku Yang Salah” bersama Muhammad Raja Giannucca Putra. Lagu sedih yang menceritakan tentang kepergian cinta seseorang ini benar-benar pilihan yang tepat untuk dijadikan duet. Vokal Mahen yang melankolis ditambah gaya bernyanyi Mahalini yang sendu berhasil membuat pendengar menjadi sedih mendengarnya.
Lagu-lagu Mahend bercerita tentang hubungan asmara yang relatable dengan pendengar. Di lagu “Datang Untuk Pergi” yang dirilis tahun 2020 tersebut menceritakan tentang toxic relationship. Lagu yang ditulis Pika Iskandar ini menceritakan sepasang kekasih yang saling mencinta pada awalnya namun saling menyakiti setelah beberapa lama. Oleh karena lagu ini, Mahen juga bisa bertemu dengan sang penulis lagu dan bersyukur bisa menjadi orang yang dipercaya untuk menyanyikannya.

Kamu mungkin suka