Armada

Armada

729k pengikut

Perjalanan Sukses Band Armada Berkarir Musik di Tanah Air Armada merupakan band pop asal Palembang yang dibentuk pada tahun 2007. Band yang terdiri dari Rizal Adi Pradana (vokal), Meri Yandi (drum), Maihendra (gitaris). Sebelumnya band ini bernama Kertas, namun pada tahun 2008 band Kertas berganti nama menjadi Armada karena terdapat permasalahan di bagian kontrak dengan label yang menaungi mereka, sehingga terpaksa mereka harus bubar setelah merilis album pertama mereka yang berjudul “Kekasih Tak Dianggap”. Awal Kebangkitan dan Meraih Kesuksesan Lewat Nama Band Armada Awalnya band mereka yang dinamakan Kertas ini, memiliki 6 personil tetap diantaranya Rizal, Maihendra, Andit, Radha, Endra dan Arga. Namun setahun setelah band ini dinyatakan bubar, mereka pun bangkit kembali dengan mengganti nama band dengan Armada. Hanya 3 orang diantara mereka yang masih bertahan hingga band Armada menggapai kesuksesannya. Diantaranya, Rizal, Yandi dan Mahendra, serta mereka tidak berniat untuk menambah personil band mereka lagi bahkan mereka yakin bahwa bisa meraih sukses dengan ikatan yang kuat satu sama lain. Band ini merilis album pertama mereka, Balas Dendam dengan single andalannya “Gagal Bercinta” sehingga nama band ini mulai dikenal masyarakat luas. Dilanjut dengan album kedua mereka pada tahun 2009 yang berjudul Hal Terbesar, dengan single populernya “Mau Dibawa Kemana” dan “Buka Hatimu”. Setelah dianggap sebagai band yang mulai merajai tangga lagu di Indonesia, Armada juga berhasil meluncurkan album Satu Hati Sejuta Cinta yang berisikan single terbaik mereka yang hanya dijual di gerai KFC seluruh Indonesia. Album berikutnya tak kalah membuat nama Armada melambung tinggi, setelah dirilisnya album yang berjudul Pagi Pulang Pagi dengan single andalannya sama dengan judul albumnya yang menyusul kesuksesan karya mereka sebelumnya. Lagu ini sangat menarik dengan lirik yang menceritakan seseorang yang banting tulang untuk mencukupi kebutuhan dan menyenangkan hati orang yang disayang. Kemudian single hits mereka berikutnya “Pulang Malu Tak Pulang Rindu” yang dibalut dengan sentuhan reggae dan suara ciri khas Armada sehingga membuat irama yang enak untuk didengar berulang-ulang kali. Lagu ini merupakan curahan hati personil band Armada yang harus merantau jauh dari kampung halamannya untuk mencari pengalaman hidup dengan segala pedih yang mereka rasakan dalam menggapai impian. Band Armada yang dikenal sebagai masternya lagu percintaan dan kehidupan, sekarang telah berbuah manis, tercatat telah menghasilkan 6 album studio, 1 album kompilasi dan 1 mini album sepanjang karir musik mereka. Mereka juga diundang untuk mengisi berbagai acara bergengsi dan menggelar konser di berbagai daerah di seluruh Indonesia. Diketahui bahwa kesibukan mereka akhir-akhir ini adalah membuat soundtrack untuk film ‘Si Doel The Movie’, bersamaan dengan ini salah satu personil band Armada bernama Radha memutuskan keluar dari band yang ikut membesarkan namanya itu dan fokus pada karirnya menjadi seorang pendakwah.

查阅更多
About Armada
Perjalanan Sukses Band Armada Berkarir Musik di Tanah Air
Armada merupakan band pop asal Palembang yang dibentuk pada tahun 2007. Band yang terdiri dari Rizal Adi Pradana (vokal), Meri Yandi (drum), Maihendra (gitaris). Sebelumnya band ini bernama Kertas, namun pada tahun 2008 band Kertas berganti nama menjadi Armada karena terdapat permasalahan di bagian kontrak dengan label yang menaungi mereka, sehingga terpaksa mereka harus bubar setelah merilis album pertama mereka yang berjudul “Kekasih Tak Dianggap”.
Awal Kebangkitan dan Meraih Kesuksesan Lewat Nama Band Armada
Awalnya band mereka yang dinamakan Kertas ini, memiliki 6 personil tetap diantaranya Rizal, Maihendra, Andit, Radha, Endra dan Arga. Namun setahun setelah band ini dinyatakan bubar, mereka pun bangkit kembali dengan mengganti nama band dengan Armada. Hanya 3 orang diantara mereka yang masih bertahan hingga band Armada menggapai kesuksesannya. Diantaranya, Rizal, Yandi dan Mahendra, serta mereka tidak berniat untuk menambah personil band mereka lagi bahkan mereka yakin bahwa bisa meraih sukses dengan ikatan yang kuat satu sama lain.
Band ini merilis album pertama mereka, Balas Dendam dengan single andalannya “Gagal Bercinta” sehingga nama band ini mulai dikenal masyarakat luas. Dilanjut dengan album kedua mereka pada tahun 2009 yang berjudul Hal Terbesar, dengan single populernya “Mau Dibawa Kemana” dan “Buka Hatimu”. Setelah dianggap sebagai band yang mulai merajai tangga lagu di Indonesia, Armada juga berhasil meluncurkan album Satu Hati Sejuta Cinta yang berisikan single terbaik mereka yang hanya dijual di gerai KFC seluruh Indonesia.
Album berikutnya tak kalah membuat nama Armada melambung tinggi, setelah dirilisnya album yang berjudul Pagi Pulang Pagi dengan single andalannya sama dengan judul albumnya yang menyusul kesuksesan karya mereka sebelumnya. Lagu ini sangat menarik dengan lirik yang menceritakan seseorang yang banting tulang untuk mencukupi kebutuhan dan menyenangkan hati orang yang disayang. Kemudian single hits mereka berikutnya “Pulang Malu Tak Pulang Rindu” yang dibalut dengan sentuhan reggae dan suara ciri khas Armada sehingga membuat irama yang enak untuk didengar berulang-ulang kali. Lagu ini merupakan curahan hati personil band Armada yang harus merantau jauh dari kampung halamannya untuk mencari pengalaman hidup dengan segala pedih yang mereka rasakan dalam menggapai impian.
Band Armada yang dikenal sebagai masternya lagu percintaan dan kehidupan, sekarang telah berbuah manis, tercatat telah menghasilkan 6 album studio, 1 album kompilasi dan 1 mini album sepanjang karir musik mereka. Mereka juga diundang untuk mengisi berbagai acara bergengsi dan menggelar konser di berbagai daerah di seluruh Indonesia. Diketahui bahwa kesibukan mereka akhir-akhir ini adalah membuat soundtrack untuk film ‘Si Doel The Movie’, bersamaan dengan ini salah satu personil band Armada bernama Radha memutuskan keluar dari band yang ikut membesarkan namanya itu dan fokus pada karirnya menjadi seorang pendakwah.

Kamu mungkin suka