Peterpan

Peterpan

927.4k pengikut

The One and Only Peter Pan di Ranah Musik Indonesia Band Peterpan dibentuk pertama kali tanggal 1 September 2000 dengan anggota awal adalah Andika (Keyboard), Uki (gitar), Lukman (gitar), Ariel (vokal), Indra (bass), dan Reza (drum). Awalnya mereka hanya mengcover lagu-lagu alternative rock seperti U2, Creed, Cold Play, dan Pearl Jam. Satu tahun setelah terbentuk, mereka mulai menjelajahi cafe-cafe untuk bermain secara profesional. Hingga disalah satu acara, Noey Java Jive melirik band ini dan mengajak mereka untuk bekerja sama. Noey ingin memasukkan Peterpan kedalam album “Kisah 2002 Malam” dimana dalam album tersebut akan menampilkan band lain seperti “Benua (Bagai Air Melaju), Quarto (Sendiriku), Tulip (Untuk Kita) , Second Egg (Ingin), Two One (Saat Sekejap Kumiliki), Ha I Pe (Gairah Tersaji), Strip Band (Seharusnya), Puber (Teman), dan Gelas (Semua Untuk Cinta). Album ini dirilis pada tahun 2002 bulan Juli dan Peterpan menyanyikan lagu “Mimpi Yang Sempurna”. Video musik untuk lagu “Mimpi Yang Sempurna” dan “Sendiriku” sama-sama digarap oleh Eric Wiradipoetra tapi Peterpan yang berhasil naik diantara band didalam album kompilasi tersebut. Sejak kemunculannya di dunia musik Indonesia, Peterpan dengan cepat merajai setiap tangga lagu, jadwal tour yang selalu penuh, dan merchandise yang ludes terjual. Apapun kegiatan mereka didalam maupun diluar konteks musik, selalu menjadi perhatian masyarakat Indonesia maupun di negeri Jiran sana. Tahun 2003, Peterpan sudah percaya diri untuk menelurkan album sendiri dengan merilis “Taman Langit” dengan genre pop-rock. Ditahun ini, industri musik mengalami pelemahan yang cukup signifikan, namun Peterpan berhasil menjual hingga 650.000 copy saat itu walaupun nama mereka masih baru. Tahun berikutnya Peterpan mengulangi kesuksesan yang sama dengan mencatat penjualan hingga 350.000 copy hanya dalam waktu 2 minggu saja. Pencapaian tersebut diiringi dengan berbagai penghargaan lain seperti band terbaik, grafis desain album terbaik, karya produksi terbaik, dan album terbaik di acara penghargaan AMI tahun 2005, Album Pop Group Ngetop dan Lagu Paling Ngetop di ajang SCTV Music Awards tahun 2005. Dalam lingkup internasional, Peterpan sempat memenangkan penghargaan di MTV Asia Aid 2005 untuk Artis Favorit Indonesia. Gemerlap dunia entertainment membawa peterpan berkeliling Indonesia tanpa henti dan tanpa waktu renggang. Barulah di tahun 2007 mereka kembali dengan penampilan yang lebih menyegarkan dan musik yang lebih matang dengan merilis album “Hari Yang Cerah” dan menjadi album terakhir mereka dengan nama Peterpan. Nama besar ternyata membawa banyak rintangan untuk Peterpan, setelah bermasalah dengan personel band sendiri, Ariel juga dihadapi dengan kasus rumah tangga dan beberapa kasus lainnya. Namun, kehadiran Peterpan membawa perubahan dan menjadi sejarah musik Indonesia yang tidak akan terlupakan.

查阅更多
About Peterpan
The One and Only Peter Pan di Ranah Musik Indonesia
Band Peterpan dibentuk pertama kali tanggal 1 September 2000 dengan anggota awal adalah Andika (Keyboard), Uki (gitar), Lukman (gitar), Ariel (vokal), Indra (bass), dan Reza (drum). Awalnya mereka hanya mengcover lagu-lagu alternative rock seperti U2, Creed, Cold Play, dan Pearl Jam. Satu tahun setelah terbentuk, mereka mulai menjelajahi cafe-cafe untuk bermain secara profesional. Hingga disalah satu acara, Noey Java Jive melirik band ini dan mengajak mereka untuk bekerja sama.

Noey ingin memasukkan Peterpan kedalam album “Kisah 2002 Malam” dimana dalam album tersebut akan menampilkan band lain seperti “Benua (Bagai Air Melaju), Quarto (Sendiriku), Tulip (Untuk Kita) , Second Egg (Ingin), Two One (Saat Sekejap Kumiliki), Ha I Pe (Gairah Tersaji), Strip Band (Seharusnya), Puber (Teman), dan Gelas (Semua Untuk Cinta). Album ini dirilis pada tahun 2002 bulan Juli dan Peterpan menyanyikan lagu “Mimpi Yang Sempurna”.

Video musik untuk lagu “Mimpi Yang Sempurna” dan “Sendiriku” sama-sama digarap oleh Eric Wiradipoetra tapi Peterpan yang berhasil naik diantara band didalam album kompilasi tersebut.

Sejak kemunculannya di dunia musik Indonesia, Peterpan dengan cepat merajai setiap tangga lagu, jadwal tour yang selalu penuh, dan merchandise yang ludes terjual. Apapun kegiatan mereka didalam maupun diluar konteks musik, selalu menjadi perhatian masyarakat Indonesia maupun di negeri Jiran sana.

Tahun 2003, Peterpan sudah percaya diri untuk menelurkan album sendiri dengan merilis “Taman Langit” dengan genre pop-rock. Ditahun ini, industri musik mengalami pelemahan yang cukup signifikan, namun Peterpan berhasil menjual hingga 650.000 copy saat itu walaupun nama mereka masih baru.

Tahun berikutnya Peterpan mengulangi kesuksesan yang sama dengan mencatat penjualan hingga 350.000 copy hanya dalam waktu 2 minggu saja. Pencapaian tersebut diiringi dengan berbagai penghargaan lain seperti band terbaik, grafis desain album terbaik, karya produksi terbaik, dan album terbaik di acara penghargaan AMI tahun 2005, Album Pop Group Ngetop dan Lagu Paling Ngetop di ajang SCTV Music Awards tahun 2005. Dalam lingkup internasional, Peterpan sempat memenangkan penghargaan di MTV Asia Aid 2005 untuk Artis Favorit Indonesia.

Gemerlap dunia entertainment membawa peterpan berkeliling Indonesia tanpa henti dan tanpa waktu renggang. Barulah di tahun 2007 mereka kembali dengan penampilan yang lebih menyegarkan dan musik yang lebih matang dengan merilis album “Hari Yang Cerah” dan menjadi album terakhir mereka dengan nama Peterpan.

Nama besar ternyata membawa banyak rintangan untuk Peterpan, setelah bermasalah dengan personel band sendiri, Ariel juga dihadapi dengan kasus rumah tangga dan beberapa kasus lainnya. Namun, kehadiran Peterpan membawa perubahan dan menjadi sejarah musik Indonesia yang tidak akan terlupakan.

Kamu mungkin suka