Ari Lasso

219.8k pengikut

Karir Sukses Ari Lasso di Belantika Musik Indonesia Perjalanan proses berkarya dalam seni bermusik setiap penyanyi berbeda-beda, ada beberapa faktor yang melatarbelakangi hal tersebut misalnya dari lingkungan, pengetahuan hingga pengalaman seorang penyanyi. Dan begitu pula dengan citra yang ditanamkan pada karakter seorang penyanyi hingga bisa dikenal dari masa ke masa. Tak ubahnya dengan sosok penyanyi yang satu ini, Ari Lasso yang sudah lama berkiprah di dunia musik semenjak tahun 1990-an sampai sekarang, namanya tetap dikenal dan abadi dengan karya musiknya ditambah dengan karakter suaranya yang khas. Lengkapnya ia bernama Ari Bernardus Lasso yang lahir pada 17 Januari 1973 di Madiun, Jawa Timur. Lebih dikenal dengan nama panggung Ari Lasso, merupakan seorang produser, penyanyi pop hingga penulis lagu berkebangsaan Indonesia. Kehidupan Awal Ari Lasso terlahir dari pasangan Bartholomeus B. Lasso dan Sri Noerhida. Semenjak kecil, Ari telah mendapat dukungan dari ibunya menjadi seorang penyanyi. Ibunya mengatakan kepadanya bahwa dia bisa menjadi penyanyi terkenal dan hidupnya harus lebih indah sama seperti suaranya. Ari mengawali karir musiknya sejak bersekolah di SMA Negeri 2 Surabaya, ia mendirikan band bersama dengan drummer Wawan Juniarso dari Dewa 19 dan gitaris Piyu dari band Padi, mereka memberi nama Outsider Band. Setelah itu Ari Lasso juga tergabung dengan Lost Angels Band yang kelak band ini cikal bakal band Boomerang. Karir Musik Setelah lulus dari SMA, Ari Lasso melanjutkan pendidikannya dengan berkuliah di Universitas Airlangga dan memperoleh gelar sarjana ekonomi. Ia pun kembali menekuni bakat menyanyinya dengan bergabung dengan Down Beat yang kemudian berubah nama menjadi Dewa 19. Ia tergabung kembali dengan teman lamanya Wawan Juniarso bersama yang lain seperti Andra Junaidi, Ahmad Dhani dan Erwin Prasetya. Bersama Dewa 19, ia merilis album Kangen, yang membuat nama band ini semakin dikenal dan berhasil mendapatkan penghargaan BASF pada tahun 1993. Semenjak merilis album ketiga band ini Pandawa Lima pada tahun 1997, Ari Lasso terjebak kasus penyalahgunaan narkoba yang menyebabkan keputusan pribadinya untuk mengundurkan dirinya dari band yang membesarkan namanya itu. Ia harus absen dulu dari dunia tarik suara karena harus menjalani tahap rehabilitasi dan pengobatan alternatif. Karir Solo Setelah kesehatannya telah pulih, Ari memulai untuk berkarir sebagai penyanyi solo. Ia merilis album perdananya Sendiri Dulu dengan lagu andalannya “Misteri Ilahi” pada tahun 2001 yang sukses secara komersial dan terjual lebih dari 500 ribu eksemplar. Pada tahun 2003, ia meraih kesuksesan lagi setelah merilis album keduanya Keseimbangan, yang menampilkan dua lagu yang dibawakan bersama Ahmad Dhani. Pada tahun 2004, ia merilis album Kulihat Kudengar dan Kurasakan, dengan 2 lagu andalan yang dijadikan untuk soundtrack film ‘Mengejar Matahari’. Pada tahun 2006 ia kembali merilis The Best of Ari Lasso dengan lagu andalannya “Aku dan Dirimu” yang dibawakan secara duet bersama Bunga Citra Lestari. Pada tahun 2012, Ari Lasso telah merilis album kompilasi Yang Terbaik. Album tersebut dijual di gerai KFC di seluruh Indonesia. Dalam album tersebut disusun single top hit dan enam lagu baru karyanya. Dan pada tahun 2016, Ari Lasso juga pernah menjadi juri Indonesian Idol dan The Voice Indonesia.

Baca Lebih Lanjut

About Ari Lasso

Karir Sukses Ari Lasso di Belantika Musik Indonesia
Perjalanan proses berkarya dalam seni bermusik setiap penyanyi berbeda-beda, ada beberapa faktor yang melatarbelakangi hal tersebut misalnya dari lingkungan, pengetahuan hingga pengalaman seorang penyanyi. Dan begitu pula dengan citra yang ditanamkan pada karakter seorang penyanyi hingga bisa dikenal dari masa ke masa. Tak ubahnya dengan sosok penyanyi yang satu ini, Ari Lasso yang sudah lama berkiprah di dunia musik semenjak tahun 1990-an sampai sekarang, namanya tetap dikenal dan abadi dengan karya musiknya ditambah dengan karakter suaranya yang khas. Lengkapnya ia bernama Ari Bernardus Lasso yang lahir pada 17 Januari 1973 di Madiun, Jawa Timur. Lebih dikenal dengan nama panggung Ari Lasso, merupakan seorang produser, penyanyi pop hingga penulis lagu berkebangsaan Indonesia. 
Kehidupan Awal
Ari Lasso terlahir dari pasangan  Bartholomeus B. Lasso dan Sri Noerhida. Semenjak kecil, Ari telah mendapat dukungan dari ibunya menjadi seorang penyanyi. Ibunya mengatakan kepadanya bahwa dia bisa menjadi penyanyi terkenal dan hidupnya harus lebih indah sama seperti suaranya. Ari mengawali karir musiknya sejak bersekolah di SMA Negeri 2 Surabaya, ia mendirikan band bersama dengan drummer Wawan Juniarso dari Dewa 19 dan gitaris Piyu dari band Padi, mereka memberi nama Outsider Band. Setelah itu Ari Lasso juga tergabung dengan Lost Angels Band yang kelak band ini cikal bakal band Boomerang.
Karir Musik
Setelah lulus dari SMA, Ari Lasso melanjutkan pendidikannya dengan berkuliah di Universitas Airlangga dan memperoleh gelar sarjana ekonomi. Ia pun kembali menekuni bakat menyanyinya dengan bergabung dengan Down Beat yang kemudian berubah nama menjadi Dewa 19. Ia tergabung kembali dengan teman lamanya Wawan Juniarso bersama yang lain seperti Andra Junaidi, Ahmad Dhani dan Erwin Prasetya. Bersama Dewa 19, ia merilis album Kangen, yang membuat nama band ini semakin dikenal dan berhasil mendapatkan penghargaan BASF pada tahun 1993. Semenjak merilis album ketiga band ini Pandawa Lima pada tahun 1997, Ari Lasso terjebak kasus penyalahgunaan narkoba yang menyebabkan keputusan pribadinya untuk mengundurkan dirinya dari band yang membesarkan namanya itu. Ia harus absen dulu dari dunia tarik suara karena harus menjalani tahap rehabilitasi dan pengobatan alternatif.
Karir Solo
Setelah kesehatannya telah pulih, Ari memulai untuk berkarir sebagai penyanyi solo. Ia merilis album perdananya Sendiri Dulu dengan lagu andalannya “Misteri Ilahi” pada tahun 2001 yang sukses secara komersial dan terjual lebih dari 500 ribu eksemplar. Pada tahun 2003, ia meraih kesuksesan lagi setelah merilis album keduanya Keseimbangan, yang menampilkan dua lagu yang dibawakan bersama Ahmad Dhani. Pada tahun 2004, ia merilis album Kulihat Kudengar dan Kurasakan, dengan 2 lagu andalan yang dijadikan untuk soundtrack film ‘Mengejar Matahari’. Pada tahun 2006 ia kembali merilis The Best of Ari Lasso dengan lagu andalannya “Aku dan Dirimu” yang dibawakan secara duet bersama Bunga Citra Lestari.
Pada tahun 2012, Ari Lasso telah merilis album kompilasi Yang Terbaik. Album tersebut dijual di gerai KFC di seluruh Indonesia. Dalam album tersebut disusun single top hit dan enam lagu baru karyanya. Dan pada tahun 2016, Ari Lasso juga pernah menjadi juri Indonesian Idol dan The Voice Indonesia.

Kamu mungkin suka