Betrand Peto Putra Onsu

34.6k pengikut

Perjalanan Bertrand Putra Onsu Menjadi Penyanyi Bertrand menjadi perbincangan publik sejak diangkat menjadi putra sulung komedian dan presenter Ruben Onsu dan penyanyi Sarwendah. Pertemuan pertama Ruben dengan Bertrand terjadi ketika ia menjadi bintang tamu dalam acara yang dibawakan oleh Ruben disebuah stasiun televisi swasta di Indonesia. Bertrand lebih jelasnya dikenal dengan lagu “Sahabat Kecil” dimana lagu ini ditulis oleh Charly Van Houten dan inspirasi ini ditulis dari kisah hidup Ruben Onsu. Saat melihatnya, Bertrand bagaikan hujan ditengah kemarau dikeluarga Ruben. Dia membawa kabar gembira akan kesedihan yang sedang menimpa keluarganya saat itu. Kehidupan Betrand awalnya sangatlah sulit, mulai dari berjualan kue hingga berjualan ikan. Semua dilakukannya untuk membantu nenek, kakek, dan dirinya sendiri agar bisa terus makan dan bersekolah. Setidaknya ia menghabiskan waktu berjalan sejauh 5 km setiap menuju kesekolah dengan berjalan kaki dan itu dilakukannya dengan hati yang tegap. Ia sadar bahwa bakatnya dalam tarik suara memang jarang dimiliki dan diantara teman-teman satu sekolah, sehingga ia tidak mau tampil dalam acaara kompetisi bakat disekolahnya. Empati Bertrand terhadap temannya tersebut semata agar teman-temannya juga memiliki kesempatan yang sama sepertinya dalam menunjukkan bakat seni dibidang yang sama. Kesulitan ekonomi tidak menjadi halangan baginya untuk terus berkarya dibidang musik yang merupakan impiannya. Beberapa kali dia tampak meng-cover lagu-lagu populer dan menguploadnya di YouTube. Diantara lagu Jikalau Kau Cinta”, “Dia”, “Damai Bersamamu”, dan “Titip Rindu Buat Ayah” yang dia cover, lagu “Titip Rindu Buat Ayah” adalah video yang paling banyak ditonton oleh masyarakat Indonesia. Setidaknya video tersebut memiliki 2 juta lebih penayangan sejak diupload. Mengangkat Bertrand menjadi anak Ruben Onsu juga tidak sesingkat yang dibayangkan. Mereka harus menjalani prosesi adat setempat sebelum resmi diserahkan oleh orang tua Bertrand kepada Ruben Onsu. Upacara adat yang besar digelar oleh keluarga besar Bertrand sebagai peringatan sebuah pertanda baik atas uluran tangan Ruben terhadap calon anak angkatnya ini. Sejak menyatu dengan keluarga Onsu, Bertrand tambah leluasa menjalani karirnya sebagai entertainer dan kewajiban sekolah dalam waktu yang sama. Setiap hari lensa kamera selalu mengikuti perjalanan Bertrand di keluarga Onsu, termasuk saat dia berlatih vokal untuk lagu-lagu yang akan dinyanyikannya. Di tahun 2019, tepatnya tanggal 5 Desember, Bertrand merilis single “Deritaku” yang berhasil masuk trending di empat negara Asia dimana lagu ini digarap oleh Ruben dan Jordi Onsu. Tapi lagu “Kamu Berhak Bahagia” yang dinyanyikan dengan Sarwendah mendapatkan perhatian lebih netizen dibandingkan lagu-lagu lain. Hanya dalam waktu satu hari, video yang diunggah di kanal YouTube MOP telah mendapatkan penayangan hingga 1,8 juta kali. Setiap keluarga ini mengeluarkan video musik baru, sudah dipastikan penontonnya tidak pernah mengecewakan.

Baca Lebih Lanjut

About Betrand Peto Putra Onsu

Perjalanan Bertrand Putra Onsu Menjadi Penyanyi
Bertrand menjadi perbincangan publik sejak diangkat menjadi putra sulung komedian dan presenter Ruben Onsu dan penyanyi Sarwendah. Pertemuan pertama Ruben dengan Bertrand terjadi ketika ia menjadi bintang tamu dalam acara yang dibawakan oleh Ruben disebuah stasiun televisi swasta di Indonesia. 

Bertrand lebih jelasnya dikenal dengan lagu “Sahabat Kecil” dimana lagu ini ditulis oleh Charly Van Houten dan inspirasi ini ditulis dari kisah hidup Ruben Onsu. Saat melihatnya, Bertrand bagaikan hujan ditengah kemarau dikeluarga Ruben. Dia membawa kabar gembira akan kesedihan yang sedang menimpa keluarganya saat itu.

Kehidupan Betrand awalnya sangatlah sulit, mulai dari berjualan kue hingga berjualan ikan. Semua dilakukannya untuk membantu nenek, kakek, dan dirinya sendiri agar bisa terus makan dan bersekolah. Setidaknya ia menghabiskan waktu berjalan sejauh 5 km setiap menuju kesekolah dengan berjalan kaki dan itu dilakukannya dengan hati yang tegap.

Ia sadar bahwa bakatnya dalam tarik suara memang jarang dimiliki dan diantara teman-teman satu sekolah, sehingga ia tidak mau tampil dalam acaara kompetisi bakat disekolahnya. Empati Bertrand terhadap temannya tersebut semata agar teman-temannya juga memiliki kesempatan yang sama sepertinya dalam menunjukkan bakat  seni dibidang yang sama.

Kesulitan ekonomi tidak menjadi halangan baginya untuk terus berkarya dibidang musik yang merupakan impiannya. Beberapa kali dia tampak meng-cover lagu-lagu populer  dan menguploadnya di YouTube. Diantara lagu Jikalau Kau Cinta”, “Dia”, “Damai Bersamamu”, dan “Titip Rindu Buat Ayah” yang dia cover, lagu “Titip Rindu Buat Ayah” adalah video yang paling banyak ditonton oleh masyarakat Indonesia. Setidaknya video tersebut memiliki 2 
juta lebih penayangan sejak diupload.
Mengangkat Bertrand menjadi anak Ruben Onsu juga tidak sesingkat yang dibayangkan. Mereka harus menjalani prosesi adat setempat sebelum resmi diserahkan oleh orang tua Bertrand kepada Ruben Onsu. Upacara adat yang besar digelar oleh keluarga besar Bertrand sebagai peringatan sebuah pertanda baik atas uluran tangan Ruben terhadap calon anak angkatnya ini.

Sejak menyatu dengan keluarga Onsu, Bertrand tambah leluasa menjalani karirnya sebagai entertainer dan kewajiban sekolah dalam waktu yang sama. Setiap hari lensa kamera selalu mengikuti perjalanan Bertrand di keluarga Onsu, termasuk saat dia berlatih vokal untuk lagu-lagu yang akan dinyanyikannya.

Di tahun 2019, tepatnya tanggal 5 Desember, Bertrand merilis single “Deritaku” yang berhasil masuk trending di empat negara Asia dimana lagu ini digarap oleh Ruben dan Jordi Onsu. Tapi lagu “Kamu Berhak Bahagia” yang dinyanyikan dengan Sarwendah mendapatkan perhatian lebih netizen dibandingkan lagu-lagu lain. Hanya dalam waktu satu hari, video yang diunggah di kanal YouTube MOP telah mendapatkan penayangan hingga 1,8 juta kali. Setiap keluarga ini mengeluarkan video musik baru, sudah dipastikan penontonnya tidak pernah mengecewakan.

Kamu mungkin suka