Ungu

703.7k pengikut

Perjalanan Karir Band Ungu di Dunia Permusikan Indonesia Ungu adalah band rock-pop Indonesia yang dibentuk di Jakarta pada tahun 1996 dengan Makki sebagai satu-satunya anggota asli yang tersisa. Grup ini terdiri dari vokalis Pasha, gitaris Enda & Onci, basis Makki, dan drummer Rowman. Ungu dikenal dengan single hit mereka, seperti “Demi Waktu”, “Tercipta Untukku”. “Andai Ku Tahu”, dan “Kekasih Gelapku”. Formasi dan Tahun-Tahun Awal Anggota asli band ini adalah gitaris Ekky, drummer Richard Jerome, dan vokalis Michael. Pada tahun 1997, Richard keluar dari band dan digantikan oleh Rowman. Pada tahun 2000, Ungu memfokuskan upaya pada album debut mereka. Ungu telah merilis “Hasrat” dan “Bunga” untuk album kompilasi, Klik. Ungu merilis album penuh pertama mereka, Laguku pada 6 Juli 2002. Single pertama mereka “Bayang Semu” digunakan untuk soundtrack di ABG (RCTI). Meskipun album itu dianggap sukses, album itu meraih penghargaan platinum setelah dua tahun dari tanggal rilisnya. Tepat sebelum memulai album baru, Ekky memutuskan untuk keluar dari band pada tahun 2003. Posisinya digantikan oleh Onci yang baru saja keluar dari Funky Kopral. Ungu merilis album keduanya, Tempat Terindah pada Desember 2003, dengan single hitnya “Karena Dia Kamu” dan “Suara Hati”. Album tersebut terjual 150.000 eksemplar. Ungu berhasil merekam materi baru untuk album berikutnya pada tahun 2005 dan merilis album Melayang berikutnya pada Desember 2005. Album baru ini sempat membuat Ungu menjadi sorotan dengan single hit mereka “Demi Waktu”. Single tersebut mendapat penayangan besar-besaran di Indonesia dan Malaysia, yang menyebabkan 4 label rekaman di Malaysia memiliki hak cipta Ungu untuk mendistribusikan album tersebut di Malaysia. Album dan Aktivitas Lain (2005-Sekarang) Ungu merilis mini album SurgaMu untuk merayakan Ramadhan pada Desember 2006, 150.000 eksemplar terjual dalam 15 hari. Album tersebut mendapat pengakuan yang menginspirasi dari Jusuf Kalla pada saat itu. Pada tahun 2006, Ungu dinominasikan sebagai Band/Duo Terfavorit pada penghargaan MTV Indonesia. Pada tahun 2012, Ungu merilis album kompilasi Timeless. Album tersebut hanya dijual di gerai KFC di Indonesia dan terjual 500.000 dalam dua bulan. Album ini terdiri dari single top hit dan 4 lagu baru, “Apa Sih Maumu”, “Kau Anggap Apa”, “Sayang”, dan “Puing Kenangan”. Pada 2015, Ungu meluncurkan album, Mozaik. Dirilis pada 18 Maret 2015. Album yang menampilkan 2 single ini adalah “Terbaik” dan “Aku Tahu”. Album ini terasa berbeda dengan album yang sebelumnya, karena album ini memiliki genre musik yang beragam di setiap lagunya. Album ini hanya dijual di seluruh gerai KFC di Indonesia. Pada 7 Juli 2015, album ini mendapatkan penghargaan Multiplatinum karena terjual lebih dari 200.000 copy. Pada 2015, vokalis utama, Pasha mengundurkan diri dari band dan mengumumkan bahwa ia akan menjadi kandidat untuk menjadi Wakil Walikota Palu di PILKADA tahun 2015 secara simultan bersama calon utama, Hidayat.

Baca Lebih Lanjut

Video & MV

Andai Ku Tahu
Andai Ku Tahu11 Jul 2016

About Ungu

Perjalanan Karir Band Ungu di Dunia Permusikan Indonesia
Ungu adalah band rock-pop Indonesia yang dibentuk di Jakarta pada tahun 1996 dengan Makki sebagai satu-satunya anggota asli yang tersisa. Grup ini terdiri dari vokalis Pasha, gitaris Enda & Onci, basis Makki, dan drummer Rowman. Ungu dikenal dengan single hit mereka, seperti “Demi Waktu”, “Tercipta Untukku”. “Andai Ku Tahu”, dan “Kekasih Gelapku”.

Formasi dan Tahun-Tahun Awal 
Anggota asli band ini adalah gitaris Ekky, drummer Richard Jerome, dan vokalis Michael. Pada tahun 1997, Richard keluar dari band dan digantikan oleh Rowman. Pada tahun 2000, Ungu memfokuskan upaya pada album debut mereka. Ungu telah merilis “Hasrat” dan “Bunga” untuk album kompilasi, Klik.

Ungu merilis album penuh pertama mereka, Laguku pada 6 Juli 2002. Single pertama mereka “Bayang Semu” digunakan untuk soundtrack di ABG (RCTI). Meskipun album itu dianggap sukses, album itu meraih penghargaan platinum setelah dua tahun dari tanggal rilisnya. Tepat sebelum memulai album baru, Ekky memutuskan untuk keluar dari band pada tahun 2003. Posisinya digantikan oleh Onci yang baru saja keluar dari Funky Kopral. Ungu merilis album keduanya, Tempat Terindah pada Desember 2003, dengan single hitnya “Karena Dia Kamu” dan “Suara Hati”. Album tersebut terjual 150.000 eksemplar.

Ungu berhasil merekam materi baru untuk album berikutnya pada tahun 2005 dan merilis album Melayang berikutnya pada Desember 2005. Album baru ini sempat membuat Ungu menjadi sorotan dengan single hit mereka “Demi Waktu”. Single tersebut mendapat penayangan besar-besaran di Indonesia dan Malaysia, yang menyebabkan 4 label rekaman di Malaysia memiliki hak cipta Ungu untuk mendistribusikan album tersebut di Malaysia.

Album dan Aktivitas Lain (2005-Sekarang)
Ungu merilis mini album SurgaMu untuk merayakan Ramadhan pada Desember 2006, 150.000 eksemplar terjual dalam 15 hari. Album tersebut mendapat pengakuan yang menginspirasi dari Jusuf Kalla pada saat itu. Pada tahun 2006, Ungu dinominasikan sebagai Band/Duo Terfavorit pada penghargaan MTV Indonesia.

Pada tahun 2012, Ungu merilis album kompilasi Timeless. Album tersebut hanya dijual di gerai KFC di Indonesia dan terjual 500.000 dalam dua bulan. Album ini terdiri dari single top hit dan 4 lagu baru, “Apa Sih Maumu”, “Kau Anggap Apa”, “Sayang”, dan “Puing Kenangan”. 

Pada 2015, Ungu meluncurkan album, Mozaik. Dirilis pada 18 Maret 2015. Album yang menampilkan 2 single ini adalah  “Terbaik” dan “Aku Tahu”. Album ini terasa berbeda dengan album yang sebelumnya, karena album ini memiliki genre musik yang beragam di setiap lagunya. Album ini hanya dijual di seluruh gerai KFC di Indonesia. Pada 7 Juli 2015, album ini mendapatkan penghargaan Multiplatinum karena terjual lebih dari 200.000 copy.

Pada 2015, vokalis utama, Pasha mengundurkan diri dari band dan mengumumkan bahwa ia akan menjadi kandidat untuk menjadi Wakil Walikota Palu di PILKADA tahun 2015 secara simultan bersama calon utama, Hidayat.

Kamu mungkin suka