Rayen Pono

2.3k pengikut

Eksistensi Rayen Pono di Belantika Musik Indonesia Pria asal Ambon yang bernama lengkap Nyong Rayendie Pono atau akrab dipanggil Rayen Pono lahir pada 30 Januari 1983 di Jakarta, ia merupakan penyanyi dan mantan personil grup Pasto. Ia memantapkan diri untuk berkarir solo pada tahun 2012 serta berhasil menghasilkan single perdananya pada bulan Mei yang bertajuk “Be Myself Again”. Ajang Pencarian Bakat dan Grup duo Pada tahun 2002 Rayen pernah mengikuti sebuah ajang pencarian bakat yang bernama ‘Bintang Cari Bintang’, akhirnya ia lolos bersama 3 kontestan lain, diantaranya Bobby, Leo Colling dan Rudolf DeQueljoe. Mereka akhirnya sepakat untuk bergabung menjadi sebuah grup band yang diberi nama Antero Black. Mereka memulai karir sebagai grup band yang tampil mengisi acara bertemakan kerohanian yang dibawakan dari panggung ke panggung. Grup band dibawah manajemen Chris Pattikawa, ia yang mengatur semua hal yang berhubungan dengan band sehingga pada suatu ketika ia mengenalkan grup asuhannya pada Glenn Fredly di tahun 2003. Penyanyi tembang “Kasih Putih” itu memberikan usulan agar band tersebut mengubah namanya demi meningkatkan kepopulernya di industri musik menjadi Pasto. Glenn memilihkan nama tersebut dengan alasan kepraktisan suatu nama yang diambil dari bahasa Jawa Pas to yang berarti cocok bukan?. Setelah mulai berkarir lagi dengan nama barunya, grup ini juga sempat berganti-ganti formasi hingga menyisakan 2 orang, yaitu Rayen dan Romeltho. Mereka berdua kemudian melanjutkan sebagai duo dibawah bimbingan Maia Estianty. Terbukti nama mereka sangat dikenal publik di tahun 2009 setelah mengaransemen kembali lagu “Aku Pasti Kembali”. Karir Solo Setelah memutuskan untuk mengundurkan diri dari grup Pasto, membuat karir Rayen tidak harus terhenti sampai disitu. Ia memulai untuk berkarya lagi dan memulai untuk bersolo karir agar image-nya sebagai mantan personil grup Pasto tidak kembali dikait-kaitkan lagi oleh publik. Ia menginginkan agar orang melihatnya sebagai seorang penyanyi dengan tampilan baru dan sebagai pembuktiannya untuk jati dirinya sekarang. Rayen biasanya membawakan genre pop dance hingga ballad dalam musiknya. Terbukti selepas ia terjun untuk bersolo karir, Rayen telah menghasilkan beberapa single seperti “Kecanduan”, “Tak Mengerti Cinta”, “Be Myself Again” dan “I Still Love You”. Didalam lagunya, Rayen menuangkan perasaan-perasaannya dan lirik yang mendalam sehingga jika didengarkan akan sangat terasa vokalnya yang maskulin. Hal ini tidak bisa dipungkiri semua karya yang ia hasilkan diterima dengan tanggapan positif dari penggemar dan penikmat musik Indonesia. Ditahun 2018, Rayen mengajak penyanyi cantik Gisella Anastasia untuk berkolabrorasi dengannya untuk singlenya yang berjudul “Hidup Untukmu”. Tujuannya bukan untuk mendongkrak kembali kepopulerannya tetapi malahan untuk bentuk eksistensinya berkarya di industri musik Indonesia. Dan ia juga pernah membawakan lagu ini untuk acara pernikahannya yang digelar tahun 2012 lalu.

Baca Lebih Lanjut

About Rayen Pono

Eksistensi Rayen Pono di Belantika Musik Indonesia 

Pria asal Ambon yang bernama lengkap Nyong Rayendie Pono atau akrab dipanggil Rayen Pono lahir pada 30 Januari 1983 di Jakarta, ia merupakan penyanyi dan mantan personil grup Pasto. Ia memantapkan diri untuk berkarir solo pada tahun 2012 serta berhasil menghasilkan single perdananya pada bulan Mei yang bertajuk “Be Myself Again”. 

Ajang Pencarian Bakat dan Grup duo 

Pada tahun 2002 Rayen pernah mengikuti sebuah ajang pencarian bakat yang bernama ‘Bintang Cari Bintang’, akhirnya ia lolos bersama 3 kontestan lain, diantaranya Bobby, Leo Colling dan Rudolf DeQueljoe. Mereka akhirnya sepakat untuk bergabung menjadi sebuah grup band yang diberi nama Antero Black. Mereka memulai karir sebagai grup band yang tampil mengisi acara bertemakan kerohanian yang dibawakan dari panggung ke panggung. Grup band dibawah manajemen Chris Pattikawa, ia yang mengatur semua hal yang berhubungan dengan band sehingga pada suatu ketika ia mengenalkan grup asuhannya pada Glenn Fredly di tahun 2003. 

Penyanyi tembang “Kasih Putih” itu memberikan usulan agar band tersebut mengubah namanya demi meningkatkan kepopulernya di industri musik menjadi Pasto. Glenn memilihkan nama tersebut dengan alasan kepraktisan suatu nama yang diambil dari bahasa Jawa Pas to yang berarti cocok bukan?. Setelah mulai berkarir lagi dengan nama barunya, grup ini juga sempat berganti-ganti formasi hingga menyisakan 2 orang, yaitu Rayen dan Romeltho. Mereka berdua kemudian melanjutkan sebagai duo dibawah bimbingan Maia Estianty. Terbukti nama mereka sangat dikenal publik di tahun 2009 setelah mengaransemen kembali lagu “Aku Pasti Kembali”. 

Karir Solo 

Setelah memutuskan untuk mengundurkan diri dari grup Pasto, membuat karir Rayen tidak harus terhenti sampai disitu. Ia memulai untuk berkarya lagi dan memulai untuk bersolo karir agar image-nya sebagai mantan personil grup Pasto tidak kembali dikait-kaitkan lagi oleh publik. Ia menginginkan agar orang melihatnya sebagai seorang penyanyi dengan tampilan baru dan sebagai pembuktiannya untuk jati dirinya sekarang. 

Rayen biasanya membawakan genre pop dance hingga ballad dalam musiknya. Terbukti selepas ia terjun untuk bersolo karir, Rayen telah menghasilkan beberapa single seperti “Kecanduan”, “Tak Mengerti Cinta”, “Be Myself Again” dan “I Still Love You”. Didalam lagunya, Rayen menuangkan perasaan-perasaannya dan lirik yang mendalam sehingga jika didengarkan akan sangat terasa vokalnya yang maskulin. Hal ini tidak bisa dipungkiri semua karya yang ia hasilkan diterima dengan tanggapan positif dari penggemar dan penikmat musik Indonesia. 

Ditahun 2018, Rayen mengajak penyanyi cantik Gisella Anastasia untuk berkolabrorasi dengannya untuk singlenya yang berjudul “Hidup Untukmu”. Tujuannya bukan untuk mendongkrak kembali kepopulerannya tetapi malahan untuk bentuk eksistensinya berkarya di industri musik Indonesia. Dan ia juga pernah membawakan lagu ini untuk acara pernikahannya yang digelar tahun 2012 lalu.

Kamu mungkin suka