Naura

Naura

47.5k pengikut

Naura dan Petualangannya Di Dunia Entertainment Nama Naura tidak lepas dari popularitas sang Bunda, Nola-ABThree. Berangkat dari situ, ia sedari kecil dilatih oleh sang Bunda sebagai penyanyi cilik awalnya. Berbagai les vokal dan les musik dijalani oleh sang anak dengan dorongan kuat orang tua. Hasil kerja keras Nola dan Suami membuahkan hasil, Naura akhirnya bisa merilis album perdana yang bertajuk “Dongeng” di tahun 2014. Lagu-lagu di album tersebut berjumlah 9, yang berjudul: Dongeng, Panca Indra, Kata Ajaib, Setinggi Langit, Semesta Cinta, Selimut, Lagu Menari, Cahaya Hatiku (Bintang), Pesta Sekolah. Penggemar musik yang disajikan Naura ternyata tidak sedikit, hingga mereka memenuhi permintaan penggemar dengan mengadakan konser musikal. Konser tersebut berjudul Konser Dongeng Naura yang diadakan selama kurang lebih 2 jam dan dilakukan di berbagai kota besar di Indonesia. Konser musikal pertama dilakukan di Jakarta, tepatnya di Teater besar Taman Ismail Marzuki, daerah Cikini. Pada penampilan perdana ini, didukung oleh 54 anak-anak bertalenta yang ikut menyanyi dan menari mengiringi Naura. Selain menyanyikan lagu yang ada di album “Dongeng” ia juga menyanyikan lagu cover dari lagu-lagu terkenal yang seiring dengan konser musikal yang dilakukannya. Terus memperbaiki kualitas suaranya, Naura merilis lagi album “Langit Yang Sama” dibawah nama label PT. Trinity Optima Production dengan Mega Music dimana akan terdapat sembilang lagu didalamnya. “Jalan-jalan, Ayo Menabung, Untuk Tuhan, Sisters, Langit Yang Sama, Bully, Sahabat Setia, Lukisan Indonesia, dan Believe”. Lagu-lagu tersebut ditulis berkat kerja sama sang bunda dengan Tantra dan Mhala dari grup band Numata. Tingginya apresiasi masyarakat akan album ini membuat Naura tambah semangat menggarap kembali album anak-anak untuk tahun berikutnya. Di tahun ini (2017) Naura datang dengan cara yang berbeda, ia tidak hanya membawa musik baru, namun juga penampilan peran di film “Naura & Genk Juara”. Disini, Naura berpetualang bersama teman-temannya dalam mengikuti lombai sains di sebuah kemah alam. Konflik datang ketika ada penjahat yang mencoba menangkap Naura dan teman-teman yang mengetahui rencana jahat orang-orang yang ingin mencuri satwa liar. Keseruan film ini terus bertambah dengan diiringi lantunan vokal Naura dan teman-teman dan gerakan lucu mereka ketika bernyanyi. Beranjak dewasa, Naura juga ikut berevolusi dengan selera musik dan telah memasuki tema cinta. Bukan cinta remaja seperti yang dibayangkan, tapi tentang cinta akan keluarga, orang-orang yang disayang, dan alam. Terdapat 11 lagu yang diusung oleh Naura daam album “Katakanlah Cinta” –Mendengar Alam, Karena Kamu Artinya Cinta (Sentuhan Ibu), Katakanlah Cinta, Dunia Kita Penuh Cinta, Untuk Tuhan, Bully, Selamanya Untukmu(#TemanNaura), Who You Are, Jangan-Jangan, Aku Indonesia, Juara. Lagu yang diciptakan oleh Simhala Avadana ini ditulis untuk mengingatkan pada teman-teman kalau mengungkapkan rasa cinta terhadap seseorang yang disayangi itu sangat penting.

查阅更多

Video & MV

About Naura
Naura dan Petualangannya Di Dunia Entertainment
Nama Naura tidak lepas dari popularitas sang Bunda, Nola-ABThree. Berangkat dari situ, ia sedari kecil dilatih oleh sang Bunda sebagai penyanyi cilik awalnya. Berbagai les vokal dan les musik dijalani oleh sang anak dengan dorongan kuat orang tua.

Hasil kerja keras Nola dan Suami membuahkan hasil, Naura akhirnya bisa merilis album perdana yang bertajuk “Dongeng” di tahun 2014. Lagu-lagu di album tersebut berjumlah 9, yang berjudul: Dongeng, Panca Indra, Kata Ajaib, Setinggi Langit, Semesta Cinta, Selimut, Lagu Menari, Cahaya Hatiku (Bintang), Pesta Sekolah.

Penggemar musik yang disajikan Naura ternyata tidak sedikit, hingga mereka memenuhi permintaan penggemar dengan mengadakan konser musikal. Konser tersebut berjudul Konser Dongeng Naura yang diadakan selama kurang lebih 2 jam dan dilakukan di berbagai kota besar di Indonesia. Konser musikal pertama dilakukan di Jakarta, tepatnya di Teater besar  Taman Ismail Marzuki, daerah Cikini. Pada penampilan perdana ini, didukung oleh 54 anak-anak bertalenta yang ikut menyanyi dan menari mengiringi Naura. Selain menyanyikan lagu yang ada di album “Dongeng” ia juga menyanyikan lagu cover dari lagu-lagu terkenal yang seiring dengan konser musikal yang dilakukannya.

Terus memperbaiki kualitas suaranya, Naura merilis lagi album “Langit Yang Sama” dibawah nama label PT. Trinity Optima Production dengan Mega Music dimana akan terdapat sembilang lagu didalamnya. “Jalan-jalan, Ayo Menabung, Untuk Tuhan, Sisters, Langit Yang Sama, Bully, Sahabat Setia, Lukisan Indonesia, dan Believe”. Lagu-lagu tersebut ditulis berkat kerja sama sang bunda dengan Tantra dan Mhala dari grup band Numata. Tingginya apresiasi masyarakat akan album ini membuat Naura tambah semangat menggarap kembali album anak-anak untuk tahun berikutnya.

Di tahun ini (2017) Naura datang dengan cara yang berbeda, ia tidak hanya membawa musik baru, namun juga penampilan peran di film “Naura & Genk Juara”. Disini, Naura berpetualang bersama teman-temannya dalam mengikuti lombai sains di sebuah kemah alam. Konflik datang ketika ada penjahat yang mencoba menangkap Naura dan teman-teman yang mengetahui rencana jahat orang-orang yang ingin mencuri satwa liar. Keseruan film ini terus bertambah dengan diiringi lantunan vokal Naura dan teman-teman dan gerakan lucu mereka ketika bernyanyi.

Beranjak dewasa, Naura juga ikut berevolusi dengan selera musik dan telah memasuki tema cinta. Bukan cinta remaja seperti yang dibayangkan, tapi tentang cinta akan keluarga, orang-orang yang disayang, dan alam. Terdapat 11 lagu yang diusung oleh Naura daam album “Katakanlah Cinta” –Mendengar Alam, Karena Kamu Artinya Cinta (Sentuhan Ibu), Katakanlah Cinta, Dunia Kita Penuh Cinta, Untuk Tuhan, Bully, Selamanya Untukmu(#TemanNaura), Who You Are, Jangan-Jangan, Aku Indonesia, Juara. Lagu yang diciptakan oleh Simhala Avadana ini ditulis untuk mengingatkan pada teman-teman kalau mengungkapkan rasa cinta terhadap seseorang yang disayangi itu sangat penting.

Kamu mungkin suka